Pengalaman Menjadi Seorang Ketua "perkataan tidak akan di dengar jika tidak sesuai dengan prilakunya"
Assalamu'alaikum wr,wb
Hy Guys, kali ini saya mau bercerita tentang pengalaman saya menjadi sebuah ketua di sebuah organisasi.
Tepatnya organisasi EXIT, ets, jangan salah dulu EXIT disini bukan artinya keluar, melainkan singkatan dari "Extra Informasi Teknologi". Jika kalian penasaran apa itu EXIT kalian bisa kunjungi website-nya, www.exit-smkn1kawali.or.id Soalnya saya tidak akan membahas EXIT tapi saya akan membahas tentang pengalman menjadi seorang Ketua.
Tepatnya organisasi EXIT, ets, jangan salah dulu EXIT disini bukan artinya keluar, melainkan singkatan dari "Extra Informasi Teknologi". Jika kalian penasaran apa itu EXIT kalian bisa kunjungi website-nya, www.exit-smkn1kawali.or.id Soalnya saya tidak akan membahas EXIT tapi saya akan membahas tentang pengalman menjadi seorang Ketua.
Menjadi seorang ketua itu butuh rasa percaya diri yang tinggi lo guys, mungkin kalau di pandang seorang ketua itu mudah bisa nyuruh dan merintah, tapi menurut saya menjadi seorang ketua itu cukup sulit, ya karena mungkin alasan dasarnya kurangnya rasa kepercayaan diri dari saya. Menjadi seorang ketua juga bukan hanya nyuruh dan merintah tapi pada dasarnya menjadi seorang ketua itu harus mampu menjadi dan memberi conto yang terbaik untuk anggotanya, itu cukup sulit. Karena seorang ketua itu sangat sensitif, ya mungkin apa yang telah di lakukan ketua demi kebaikan anggota tidak semua anggota merespon tapi jika seorang ketua sudah melakukan sebuah kesalahan ya pasti lah semua kebaikannya akan tertutpi dengan kesalahannya. Tapi itulah resiko menjadi seorang ketua, yang harus disiapkan oleh seorang ketua yaitu kuat fisik dan mentalnya.
Dulu saya mendengar cerita yaitu, ada seorang anak laki-laki, ia setiap hari memakan garam, hari demi hari di lalui, justru malah meningkat menkonsumsi garamnya, hingga orang tuanya cemas, lalu orangnya membawa anak itu ke dokter dan anehnya kata dokter anak itu tdai apa-apa tidak ada kelainan sam sekali semua organ tubuhnya normal. Sepulang dari dokter anak itu justru menambah menkonsumsi garam. Hingga ada salah satu warga yang memberi tahu kepada orang tuanya untuk pergi ke pa kiayi . Keberadaan kiayi itu sangat jauh hingga memerlukan waktu 2 hari 2 malam untuk menempuh perjalanan, tapi orang tunya tetap ingin mengobati anaknya, mereka memutuskan untuk pergi. Lalu anak itu ditanya apa keluhan hingga dibawa kesini, orang tuanya menjelaskan masalah yang di hadapi selama ini oleh anaknya, Kiayi itu hanya tersenyum dan malah menyuruh keluarga itu pulang lagi ke rumahnya dan menyuruh kembali lagi ke rumah kiayi satu minggu yang akan datang. Tapi justru orang tuanya malah marah kepada kiayi , kiayi hanya bisa tersenyum. Lalu satu minggu telah berlalu orang tuanya kembali ke rumah kiayi, dan saat orang tua dan anaknya tiba di rumah kiayi. Kiayi tersebut menyambutnya, dan hanya berbicara kepada anak terseubut "Nak, jangan memakan garam lagi, kamu cukup memakan garam yang hanya ada di masakan ibumu saja". lalu kiayi mempersilahkan untuk pulang lagi. Dari situ orang tuanya marah-marah lagi kepada kiayi mungkin mereka tidak merasa di hargai karena tidak de beri obat sama sekali. lalu keluarga itu pulang dengan penuh kekecewaan. Tapi setelah sejak itu anak itu tidak lagi mengkonsumsi garam, orang tuanya heran dan penasaran padahal kiyi itu tidak memberi obat sama sekali. Lalu kedua orang tuanya pergi lagi ke rumah kiayi dan berterimakasih kepada kiayi dan meminta maaf, Lalu orang tuanya bertanya kenapa perkataan pa kiayi dapat di dengar oleh anaknya,
Lalu kiayi menceritakan "Jadi saya sengaja menyuruh kalian pulang dan datang lagi satu minggu kemudian ke sini nah, dalam satu minggu itu saya berhenti untuk memakan garam yang ada di masakan istri saya, saya menyuruh ostri saya untuk tidak memberi garam ke makanan yang akan saya makan" . Orang tuanya menangis dan merasa bersalah.
Nah guys dari cerita itu kita mendapatkan pelajaran, yang intinya orang lain tidak akan percaya kepada kita kalau kitu tidak percaya kepada diri kita sendiri, dan orang lainpun tidak akan menghiraukan apa yang kita bicarakan jika perilaku kita tidak sesuai dengan apa yang kita perintahkan, hmm, sya baru menyadarinya setelah saya selesai menjabat.
AWAL MASA JABATAN
Lalu kiayi menceritakan "Jadi saya sengaja menyuruh kalian pulang dan datang lagi satu minggu kemudian ke sini nah, dalam satu minggu itu saya berhenti untuk memakan garam yang ada di masakan istri saya, saya menyuruh ostri saya untuk tidak memberi garam ke makanan yang akan saya makan" . Orang tuanya menangis dan merasa bersalah.
Nah guys dari cerita itu kita mendapatkan pelajaran, yang intinya orang lain tidak akan percaya kepada kita kalau kitu tidak percaya kepada diri kita sendiri, dan orang lainpun tidak akan menghiraukan apa yang kita bicarakan jika perilaku kita tidak sesuai dengan apa yang kita perintahkan, hmm, sya baru menyadarinya setelah saya selesai menjabat.
AWAL MASA JABATAN
Saya menjabat sebagai seorang ketua tepatnya pada tanggal 06 November 2016 dan berakhir pada tanggal 22 Oktober 2017. Selama itu saya banyak banget mendapatkan pelajjaran, di saat itulah rasa kedewasaan tumbuh guys, saat itu pula saya harus belajar memanagement waktu, mempelajari sikap anggota, harus mampu menyusun acara, menyiapkan agenda, yang pasti membuat jadwal.
Dulu saya heran kenapa saya terpilih menjadi seorang ketua, padalah masih banyk lelaki dan menurut saya masih banyak orang yang lebih cocok untuk menjadi seorang ketua. Padahal saya dulu inginnya menjadi seorang bendahara, tapi Allah berkehendak lain.
Yang pasti saya bersyukur karena anggota telah mempercayai saya menjadi seorang ketua. Itu adalah sebuah amanah yang harus saya jalani , memang sangat berat tapi saya tidak khawatir karena saya tidak sendirian masih bayak teman di samping saya. Dan tidak terasa waktu telah berakhir mesjid lah yang menjadi saksi bisu pelepasannya jabatan saya, dan pelantikannya periode baru. secara fisik mungkin saya sudah terbebas dari amanah yang saya emban dulu, tapi menurut saya ini adalah awal saya untuk mempertangung jawabkan semuanya.
Hmmmmmmmmmmmmm,,,,, pada saat ini saya tidak bisa melontarkan sebuah kata-kata tapi hanya kata maaf dan terima kasih lah yang mampu saya ucapkan.
maaf bila selama ini saya tidak mampu memimpin kalian anggota EXIT yang berjumlah 131 orang itu dengan baik, maaf saya tidak mampu memberi contoh untuk kalian , dan terimaksihh kepada bapa pembina Pa Aji Fauji ,S.Kom. yang telah mendampingi kami selama ini, mohon maf pa saya tidak mampu memberikan yang terbaik untuk EXIT ini, dan terimaksih juga untuk anggota yang telah memberi kesempatan kepada yang untuk memimpin kalian.
hmmmmmmmmmmm,, mungkin itu guys pengalaman saya, itu sih masih secara singkatnya, sebenarnya masih banyak yang ingin saya ceritakan, tapi nanti aja ya guys di lain waktu.
Bye,,
Dulu saya heran kenapa saya terpilih menjadi seorang ketua, padalah masih banyk lelaki dan menurut saya masih banyak orang yang lebih cocok untuk menjadi seorang ketua. Padahal saya dulu inginnya menjadi seorang bendahara, tapi Allah berkehendak lain.
Yang pasti saya bersyukur karena anggota telah mempercayai saya menjadi seorang ketua. Itu adalah sebuah amanah yang harus saya jalani , memang sangat berat tapi saya tidak khawatir karena saya tidak sendirian masih bayak teman di samping saya. Dan tidak terasa waktu telah berakhir mesjid lah yang menjadi saksi bisu pelepasannya jabatan saya, dan pelantikannya periode baru. secara fisik mungkin saya sudah terbebas dari amanah yang saya emban dulu, tapi menurut saya ini adalah awal saya untuk mempertangung jawabkan semuanya.
Hmmmmmmmmmmmmm,,,,, pada saat ini saya tidak bisa melontarkan sebuah kata-kata tapi hanya kata maaf dan terima kasih lah yang mampu saya ucapkan.
maaf bila selama ini saya tidak mampu memimpin kalian anggota EXIT yang berjumlah 131 orang itu dengan baik, maaf saya tidak mampu memberi contoh untuk kalian , dan terimaksihh kepada bapa pembina Pa Aji Fauji ,S.Kom. yang telah mendampingi kami selama ini, mohon maf pa saya tidak mampu memberikan yang terbaik untuk EXIT ini, dan terimaksih juga untuk anggota yang telah memberi kesempatan kepada yang untuk memimpin kalian.
hmmmmmmmmmmm,, mungkin itu guys pengalaman saya, itu sih masih secara singkatnya, sebenarnya masih banyak yang ingin saya ceritakan, tapi nanti aja ya guys di lain waktu.
Bye,,
See you next time.
:) :)
Semangaattttttttttt
:) :)
Semangaattttttttttt
Wassalamu'alaikum wr,wb

Komentar
Posting Komentar